Akhir-akhir ini isu tentang kiamat yang akan terjadi pada 21 Desember 2012 kian merebak. Lawrench E Joseph dalam bukunya “Apocalypse 2012” juga memaparkan dengan sangat jelas dan ilmiah tentang kemungkinan terjadinya bencana alam besar di tahun 2012. Dibahas dalam buku itu tentang siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012. Saat itu bumi akan merasakan panas yang sangat luar biasa, diperparah pula dengan keadaan bumi yang semakin lemah dengan lapisan ozon yang semakin menipis di beberapa bagian. Sehingga, selain memanaskan bumi dengan radikal, panas matahari ini juga melehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat.Saat itu medan magnet bumi mulai menglami keretakan yang diperkirakan luasnya dapat melebihi kota California. Padahal medan magnet bumi berfunngsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari.
Hal ini juga diperkuat dengan adanya ramalan bansga Maya, bangsa yang terkenal dengan ilmu falaknya, sistem penanggalan yang akurat dan sempurna dan penghitungan perbintangan yang rumit. Bangsa Maya menyatakan pada 21 Desember 2012 merupakan “End of Times”. Sebelum itu, pada tahun 1992-2012 adalah “Periode Regenerasi Bumi”. Saat itu bumi beserta hati manusia akan dimurnikan entah melalui cara yang seperti apa dan akhirnya sampai pada tahap peradaban baru total yang tidak ada hubungan sama sekali dengan peradaban sekarang.
Tetapi jika kita renungkan kembali, sebenarnya kiamat sudah sering terjadi didunia ini, termasuk di Indonesia. Ini dapat dilihat dari banyaknya bencana alam yang terjadi. Contohnya adalah bencana tsunami yang diderita oleh saudara-saudara kita di Aceh dan bangsa-bangsa lain di sebagian Asia dan sebagian Afrika. Peristiwa yang terjadi tanggal 26 Desember 2004 ini menanamkan trauma yang sangat mendalam selain menelan nyawa dan harta yang tidak sedikit.
Contoh lain adalah Badai Katrina (juga Topan Katrina atau Katrina Hurricane) yang melanda wilayah tenggara Amerika Serikat pada 24–31 Agustus 2005 dan menyebabkan kerusakan yang besar. Lebih dari 200.000 km² (seukuranBritania Raya) wilayah tenggara AS terpengaruh badai ini, termasuk Lousiana, Mississipi, Alabama, Florida dan Georgia.
Kiamat tidak melulu dikaitkan dengan becana alam. Fenomena sosial yang terjadi sekarang juga sudah merujuk pada tanda-tanda kiamat. Kejahatan dan tindak kriminal semakin menjadi. Berita-berita seperti pembunuhan berantai, demonstrasi dan aksi yang berakhir dengan tindakan anarkis dan berita amoral dapat kita dengar setiap hari.
Saat ini, dunia juga tenngah dihadapkan dengan krisis global yang berdampak pula pada kehidupan di Indonesia. Banyaknya kegiatan usaha yang bangkrut, pemutusan hubungan keja atau biasa disebut PHK terjadi di beberapa bidang usaha. Mental bangsa kita yang sudah terlalu lelah dengan keadaan dirinya sendiri dan keadaan negerinya yang semakin parah membuat kita smakin tersungkur. Namun ironis, ketika melihat para tokoh dan pejabat negara hidup serba kecukupan bahkan cendrung mewah.
Jadi, jangan terlalu merepotkan dan memikirkan apa yang akn terjadi taun 2012 nanti. Karena saat ini pun kita sudah memasuki fase kiamat menurut versi saya. Yang perlu kita lakukan hanya cukup dengan pandai-pandai bersyukur dengan apa apa yang telah kita lalui selama hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar